by

Mengunjungi Uyun Musa , Jejak 12 Sumur Nabi Musa di Mesir

wisatahalal.com – Sahabat wisatahalal , yuk kita ingat kembali kisah dalam Al Quran di surat Al Baqoroh ayat 60 tentang Nabi Musa yang memohonkan sumber air untuk kaumnya .

Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan. (QS. Al-Baqarah, 60)

  

Pakar sejarah mengatakan bahwa Bani Israil bukanlah bangsa yang terbiasa berada lama di padang pasir dan air merupakan sesuatu yang sangat berharga .

Mereka akhirnya memohon agar Nabi Musa berdoa untuk mendapatkan minuman. Kemudian, Allah swt menurunkan firman-Nya agar Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke sebuah batu besar.

Dengan tongkat Nabi Musa yang memiliki mukjizat dan izin Allah swt, maka air segera memancar dari batu yang dipukul oleh Nabi Musa. Ada 12 mata air yang tercipta sehingga setiap suku dapat menikmatinya tanpa berebut . Nah jika sahabat Wisatahalal berkunjung ke mesir , destinasi wisata sejarah ini jangan sampau dilupakan yah ,untuk lebih menguatkan iman kita kepada Allah atas ke Maha Besaranya . untuk mengunjungi tempat wisata sejarah ini , sahabat wisatahalal bisa klik disini untuk mempersiapkan perjalanan

Lalu , di manakah lokasi mata air Nabi Musa ini? Sejumlah pihak percaya bahwa 12 mata air yang memancar dari batu itu terletak di perbukitan Thursina, Sinai yang terletak 165 km dari ibu kota Mesir, Kairo.

Buktinya ada satu sumber air yang masih bertahan dan diberi nama ‘Uyun Musa (Mata Air Musa). Namun sayangnya,  tidak banyak air yang ada di dalam sumur tersebut.

Sumur ini juga berada di padang pasir yang tidak jauh dari Teluk Suez dan Teluk Aqaba. Kawasan sekitar sumur merupakan wilayah yang cukup subur dengan banyaknya pepohonan kurma yang tumbuh dengan baik. Tidak ada penduduk yang tinggal di daerah tersebut, kecuali beberapa kedai pedagang saja.  ( IA )

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed