by

Yuk Berwisata Sejarah ke Museum AlHaramain

Wisatahalal.com | Makkah  Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mempunyai sejarah yang sangat panjang , bagi kita yang ingin mengetahui sejarah pembangunan dua masjid penting ini , mampirlah ke  Museum Imarat Al-Haramain Asy-Syarifain di Mekkah . Museum ini diresmikan oleh Gubernur Makkah Abdul Majid bin Abdul Aziz pada 1420 H, museum ini memamerkan koleksi benda-benda bersejarah masjid dua Kota Suci .Museum ini dibangun 19 tahun yang lalu. Masih relatif muda. Museum ini dimaksudkan untuk menggambarkan progress pembangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi . Museum ini mempunyai luas  400 meter persegi ini, terbagi dalam dua ruang besar, ruang koleksi Makkah dan Madinah. Koleksi yang ada disusun dalam alur kunjungan melingkar dari pintu masuk sampai pintu keluar. memasuki pintu utama, pengunjung lebih dulu akan dimanjakan dengan beragam koleksi seputar Makkah dan Masjidil Haram.

    

Selanjutnya, kita melihat menara-menara Masjidil Haram jaman dulu yang terbuat dari tembaga. Lalu ada tangga masuk ke Kabah. Kalau sekarang menggunakan hidrolik. Dulu menggunakan tangga itu dengan kayu yang sangat kuat,” Beberapa koleksi lainya adalah alat tenun Kiswah Kabah. Kayu tiang penyangga bagian dalam Kabah. “Ada juga contoh potongan kayunya dari tahun 65 hijriah.

Koleksi lainnya berupa replika sumur lengkap dengan timba untuk mengambil air Zamzam. “Dulu sumur Zamzam berbentuk sumur, sebagaimana di kampung di Indonesia . Kalau mau mengambil air dengan menggunakan timba. Masih sangat manual. Setelah tahun 1300, baru di sana digunakan alat modern untuk menyedor air .  namun sejak 2005, sumur yang ada di bawah Masjidil Haram sudah ditutup karena modernisasi alat yang di lakukan pemerintah Saudi .

Ada juga koleksi jam menara tempo dulu, layaknya jam pada Tower Zamzam saat ini.  Sisi berikutnya kita dapat melihat  koleksi perkembangan Kota Madinah dan Masjid Nabawi. Masuk pada ruang ini, pengunjung akan diperlihatkan terlebih dahulu dengan foto-foto Kota Madinah tempo dulu dan pembangunan Masjid Nabawi. Lalu ada sejumlah koleksi manuskrip dan salinan manuskrip Alquran.( ia)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed